loading..

Pengaturan Koneksi DHCP Sebagai Solusi Penggunaan DNS Lokal

rate 1 rate 2 rate 3 rate 4 rate 5
Cetak
Gambar Artikel
3 Penilaian
2_post_Usenet_servers_and_clients.Bdesham.common.wikimedia.org.jpg

Tulisan ini diawali dengan adanya masalah:
"Pada saat komputer lokal terhubung ke jaringan dengan koneksi DHCP, seolah ia tidak mengenali DNS server lokal. Walaupun, server DNS lokal kita menggunakan IP 127.0.0.1(localhost). Kenapa? Karna pada saat komputer lokal meminta IP DNS dari server DHCP, komputer lokal akan otomatis menuliskan konfigurasi yang diberikan oleh server DHCP."

Kenapa ini menjadi penting? Sebagian developer dan adminstrator jaringan, menggunakan komputer server lokal sebagai tempat pengujian/trial and error, sebelum aplikasi yang ada benar-benar diterapkan di dunia nyata. Pada kondisi normal, saat kita bekerja dengan server lokal, kita tidak akan bisa melakukan koneksi ke internet. Sebaliknya, jika menggunakan koneksi DHCP untuk koneksi ke internet, kita tidak bisa mengakses server lokal. Menjadi sangat penting, jika terdapat sesuatu yang mendesak pada server lokal, namun solusi permasalahan tersedia di internet.

Jadi, tulisan ini akan memaparkan sedikit tips konfigurasi agar komputer lokal mendahulukan DNS lokal dibanding dengan DNS ISP meskipun kita menggunakan koneksi DHCP.

Langkah Pertama:

Mari kita lihat konfigurasi default system untuk pengaturan DNS Default.

#vi /etc/resolv.conf


Tertulis konfigurasi seperti dibawah ini:

# Before you change this file manually, consider to define the
# static DNS configuration using the following variables in the
# /etc/sysconfig/network/config file:
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS
#     NETCONFIG_DNS_FORWARDER
# or disable DNS configuration updates via netconfig by setting:
#     NETCONFIG_DNS_POLICY=''
# See also the netconfig(8) manual page and other documentation.
#
# Note: Manual change of this file disables netconfig too, but
# may get lost when this file contains comments or empty lines
# only, the netconfig settings are same with settings in this
# file and in case of a "netconfig update -f" call.
#
### Please remove (at least) this line when you modify the file!
nameserver 192.168.1.1

 

Yang perlu kita perhatikan adalah baris ini:

# Before you change this file manually, consider to define the
# static DNS configuration using the following variables in the
# /etc/sysconfig/network/config file
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS
#     NETCONFIG_DNS_FORWARDER

 

Oh.. ternyata konfigurasi static DNS server ada di file /etc/sysconfig/network/config.

#vi /etc/sysconfig/network/config

 

Kemudian ubah baris:

NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST=""

menjadi

NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST="localhost"

Dan ubah baris

NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS=""

menjadi

NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS="127.0.0.1"

Simpan File!


Langkah 2:
Buka file /etc/dhclient.conf. Dan lihat baris yang mengandung code seperti ini:

#prepend domain-name-servers 127.0.0.1;

Hapus tanda # didepan baris, yang kemudian menjadi seperti ini

prepend domain-name-servers 127.0.0.1;

Simpan File!

Langkah 3:
Restart koneksi. And... It's work man!

Coba kita lihat file /etc/resolv.conf setelah kita me-restart koneksi. Lihat pada 3 baris terakhir.

### /etc/resolv.conf file autogenerated by netconfig!
#
# Before you change this file manually, consider to define the
# static DNS configuration using the following variables in the
# /etc/sysconfig/network/config file:
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST
#     NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS
#     NETCONFIG_DNS_FORWARDER
# or disable DNS configuration updates via netconfig by setting:
#     NETCONFIG_DNS_POLICY=''
#
# See also the netconfig(8) manual page and other documentation.
#
# Note: Manual change of this file disables netconfig too, but
# may get lost when this file contains comments or empty lines
# only, the netconfig settings are same with settings in this
# file and in case of a "netconfig update -f" call.
#
### Please remove (at least) this line when you modify the file!
search localhost
nameserver 127.0.0.1
nameserver 192.168.1.1

Intinya ada pada 3 file ini:

/etc/resolv.conf
/etc/sysconfig/network/config
/etc/dhclient.conf

 

Semoga Bermanfaat!

Tag's: DHCP , Linux , Networking , DNS Server , openSUSE

Artikel Berkaitan:

Komentar ( 3 )

Nagapuspa57 @ 28 Maret 2010
Iya resolve DNS. waduh kalo itu ndak tahu ya. Setahuku itu tergantung dari proses pemindahan alamat server di DNS pusat (Root DNS).
celunk @ 26 Maret 2010
itu resolve DNS kan?kalau saya hanya menggunkan waktu kita pindah hosting, agar komputer cepat mendeteksi DNS web kita yang baru
tino @ 22 Maret 2010
ora mudeng

Tambahkan Komentar

Tuliskan komentar anda disini

Nama Anda : *
Email Anda : *
tidak akan dipublikasikan
Situs Anda :
Komentar : *
Pertanyaan Keamanan :
gambar keamanan
perbaharui gambar
*

Kategori

Artikel Pilihan

3_post_aktion.jpg Adakah teman−teman yang suka melihat drama Korea? Berarti kita punya hobi yang sama. Hehehe.. Tapi tidak semua, saya hanya menyukai yang ada hub selanjutnya..

Slide Show

Tag's