Pengaturan Koneksi DHCP Sebagai Solusi Penggunaan DNS Lokal
Tulisan ini diawali dengan adanya masalah:
"Pada saat komputer lokal terhubung ke jaringan dengan koneksi DHCP, seolah ia tidak mengenali DNS server lokal. Walaupun, server DNS lokal kita menggunakan IP 127.0.0.1(localhost). Kenapa? Karna pada saat komputer lokal meminta IP DNS dari server DHCP, komputer lokal akan otomatis menuliskan konfigurasi yang diberikan oleh server DHCP."
Kenapa ini menjadi penting? Sebagian developer dan adminstrator jaringan, menggunakan komputer server lokal sebagai tempat pengujian/trial and error, sebelum aplikasi yang ada benar-benar diterapkan di dunia nyata. Pada kondisi normal, saat kita bekerja dengan server lokal, kita tidak akan bisa melakukan koneksi ke internet. Sebaliknya, jika menggunakan koneksi DHCP untuk koneksi ke internet, kita tidak bisa mengakses server lokal. Menjadi sangat penting, jika terdapat sesuatu yang mendesak pada server lokal, namun solusi permasalahan tersedia di internet.
Jadi, tulisan ini akan memaparkan sedikit tips konfigurasi agar komputer lokal mendahulukan DNS lokal dibanding dengan DNS ISP meskipun kita menggunakan koneksi DHCP.
Langkah Pertama:
Mari kita lihat konfigurasi default system untuk pengaturan DNS Default.
#vi /etc/resolv.conf
Tertulis konfigurasi seperti dibawah ini:
# Before you change this file manually, consider to define the # static DNS configuration using the following variables in the # /etc/sysconfig/network/config file: # NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST # NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS # NETCONFIG_DNS_FORWARDER # or disable DNS configuration updates via netconfig by setting: # NETCONFIG_DNS_POLICY='' # See also the netconfig(8) manual page and other documentation. # # Note: Manual change of this file disables netconfig too, but # may get lost when this file contains comments or empty lines # only, the netconfig settings are same with settings in this # file and in case of a "netconfig update -f" call. # ### Please remove (at least) this line when you modify the file! nameserver 192.168.1.1
Yang perlu kita perhatikan adalah baris ini:
# Before you change this file manually, consider to define the # static DNS configuration using the following variables in the # /etc/sysconfig/network/config file # NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST # NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS # NETCONFIG_DNS_FORWARDER
Oh.. ternyata konfigurasi static DNS server ada di file /etc/sysconfig/network/config.
#vi /etc/sysconfig/network/config
Kemudian ubah baris:
NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST=""
menjadi
NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST="localhost"
Dan ubah baris
NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS=""
menjadi
NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS="127.0.0.1"
Simpan File!
Langkah 2:
Buka file /etc/dhclient.conf. Dan lihat baris yang mengandung code seperti ini:
#prepend domain-name-servers 127.0.0.1;
Hapus tanda # didepan baris, yang kemudian menjadi seperti ini
prepend domain-name-servers 127.0.0.1;
Simpan File!
Langkah 3:
Restart koneksi. And... It's work man!
Coba kita lihat file /etc/resolv.conf setelah kita me-restart koneksi. Lihat pada 3 baris terakhir.
### /etc/resolv.conf file autogenerated by netconfig! # # Before you change this file manually, consider to define the # static DNS configuration using the following variables in the # /etc/sysconfig/network/config file: # NETCONFIG_DNS_STATIC_SEARCHLIST # NETCONFIG_DNS_STATIC_SERVERS # NETCONFIG_DNS_FORWARDER # or disable DNS configuration updates via netconfig by setting: # NETCONFIG_DNS_POLICY='' # # See also the netconfig(8) manual page and other documentation. # # Note: Manual change of this file disables netconfig too, but # may get lost when this file contains comments or empty lines # only, the netconfig settings are same with settings in this # file and in case of a "netconfig update -f" call. # ### Please remove (at least) this line when you modify the file! search localhost nameserver 127.0.0.1 nameserver 192.168.1.1
Intinya ada pada 3 file ini:
/etc/resolv.conf /etc/sysconfig/network/config /etc/dhclient.conf
Semoga Bermanfaat!
Tag's: DHCP , Linux , Networking , DNS Server , openSUSE
Artikel Berkaitan:
Komentar ( 3 )
Tambahkan Komentar
Tuliskan komentar anda disini
loading..
Adakah teman−teman yang suka melihat drama Korea? Berarti kita punya hobi yang sama. Hehehe.. Tapi tidak semua, saya hanya menyukai yang ada hub